Sahabatku, jodoh artinya dua hati yang bersatu. Sedangkan pernikahan adalah dipertemukan dua insan oleh Allah dalam ikatan sunnah Rasulullah. Ibarat orang yang akan menempuh perjalanan jauh, Keberangkatan sepasang musafir yang akan mengarungi lautan kehidupan yang amat luas, penuh kehati-hatian dan selalu waspada agar sampai ke tujuan dengan selamat dan sejahtera. Sebagaimana yang dijelaskan di dalam al Qur’an surat ar-Rum/30:21. 'Di antara tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah adalah Dia menciptakan dari sejenismu pasangan-pasangan agar (kamu) masing-masing memperoleh ketenteraman dari (pasangan) nya, dan dijadikannya diantara kamu mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.' Pernikahan adalah ikrar antara dua mempelai untuk hidup berpasangan. Dalam Islam, hidup berpasangan merupakan fitrah kehidupan. Bukan hanya manusia yang disett untuk hidup berpasangan, tetapi benda-benda lain, hewan dan tumbuh-tumbuhan pun menurut Al Qur’an juga diciptakan Allah dengan berpasangan. 'Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu menyadari (kebesaran Allah).' (Azzariat/51: 49).
Rabu, 30 Mei 2012
Dua Hati Dan Pilar Kebahagiaan
Sabtu, 28 April 2012
Riwayat dan Perjuangan Pak AR
Kyai Haji Abdul Rozak Fachruddin (lahir di Kulonprogo, Yogyakarta, 14 Februari 1916 – meninggal di Solo, Jawa Tengah, 17 Maret 1995 pada umur 79 tahun), atau juga dikenal dengan sebutan A.R. Fachruddin atau Pak A.R., adalah seorang tokoh Islam Indonesia. Ia pernah menjadi ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah. Ia dimakamkan diTMP Kuncen, Yogyakarta.
Riwayat perjuangan pak AR. fakhrudin
Di tangannya, Islam terasa sangat mudah dan toleran. Prinsipnya dalam berdakwah, Islam harus dibawakan dengan senyum. Agaknya prinsip 'senyum' ini, ikut membentuk wajah Muhammadiyah - ormas Islam yang pernah beberapa periode dipimpinnya - terasa teduh. "Memimpin dengan senyum", kesan itulah yang melekat pada diri ulama kharismatik ini. Ia menyadari betul, senyum memiliki nilai ibadah. Kata Nabi, "Senyummu kepada saudaramu adalah shadaqah."
Tokoh dan ulama Muhammadiyah itu tak lain adalah KH Abdul Rozak Fachruddin. Sosok sederhana yang akrab dipanggil Pak AR ini dilahirkan pada 14 Februari 1916, di Brosot, sebuah dusun kecil di wilayah Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Sejak kecil, AR Fachruddin sudah berkecimpung di Muhammadiyah. Setelah lulus dari bangku SD Muhammadiyah tahun 1928, AR kecil melanjutkan ke Muallimin selama dua tahun
PA AR. Fakhrudin Muhamamdiyah Ponorogo
assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarkaatuh
Langganan:
Postingan (Atom)



